Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |    Register   |  

Marussia, Supercar Pertama Rusia

Bastian | | Senin, 22 Desember 2008 | 10:42 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : AUTOBLOG

    Nikolai Fomenko (pegang mic) membuka selubung Marussia yang menjadi supercar pertama Rusia

  • Sumber : - | Author : AUTOBLOG

    banyak dikritik wartawan dan belum layak disebut supercar

  • Sumber : - | Author : AUTOBLOG

    Bodi dirancang seperti cashing handphone, bisa diganti-ganti

  • Sumber : - | Author : AUTOBLOG

    Interior belum mengesankan sebagai supercar meski bisa akses internet

Soal menciptakan kecanggihan senjata, Rusia memang tidak diragukan lagi. Namun, masuk ke otomotif, negara yang sudah terpecah ini justru sangat ketinggalan, terutama dalam hal tampilan (desain). Enggak usah dibandingkan dengan Amerika, Jepang, dan Eropa, sama Korea saja masih kalah .

Tengoklah supercar Marussia ini. Jika dibandingkan dengan kelas sejenis (sesama supercar) seperti Lamborghini, Lotus Esprit, Ferrari, Audi R8, Porsche, dan Alfa Romeo 8C, ia jelas masih berada di bawahnya, apalagi disandingkan dengan Mercedes SLR McLaren atau CLK GTR, kebanting sekali.

Bahkan wartawan yang menyaksikan perkenalannya di Moskwa, beberapa hari lalu, sangat menyayangkan Marussia dikategorikan  sebagai supercar. Karena, dari apa yang pernah mereka lihat, tampilan supercar Marussia menurut wartawan kurang pas. “Kami menilai tidak layak mobil itu disebut supercar atau kemukjizatan Rusia,” tegas seorang wartawan yang memprediksi mobil itu tak bakal bisa jadi kenyataan (diproduksi) di dunia.

Apapun komentar wartawan, yang menarik dari Marussia ini, yang melahirkannya bukan  pabrik mobil di negeri beruang merah, tetapi karya dari Nikolai Fomenko, mantan pembalap motor, musisi, dan kini host di sebuah televisi. Ia menggarapnya bersama timnya.

Fomenko menjelaskan saat launching tiga hari lalu, bodi mobil dibuat dengan menggunakan material carbon fiber. Pertimbangannya murah dan gampang. Ia mengumpamakan Marussia ini dengan handphone, di mana bisa membeli bodi (cashing) untuk mengubah tampilan. Begitu juga dengan Marussia ini, kata Fomenko.

Sebagai gambaran, Marussia mempunyai dua tipe mesin yang sama-sama berkapasitas 3.500 cc V6, hanya beda tenaga, yakni 240 hp dan 298 hp yang diadopsi dari Renault dan Nissan.
 
Sedan berpenggerak roda belakang dengan bobot hanya 950 kg ini mampu menembus 250 km/jam sebagai kecepatan maksimum, sedangkan akselerasi dari 0 sampai 100 km/jam ditempuh hanya 5 detik. Namun sekali lagi, wartawan yang menerima laporan ini sangat tidak mempercayainya.

Pada interiornya, Marussia dilengkapi dengan sistem audio, ada tiga layer LCD, akses internet dengan wireless, Bluetooth dan tiga kamera video. Satu di antaranya buat merekam segala sesuatu yang terjadi di sekitar mobil. Tujuannya untuk kepentingan asuransi.

Seumpama bentuk nyatanya terealisasi tahun depan, Fomenko berencana akan meluncurkan versi mesin elektrik. Tentu dengan desain yang lain pula.

Uniknya, untuk memproduksi Marussia, meski beberapa unit, Fomenko menyerahkannya kepada Lamborghini, bukannya perusahaan sportcar Russia EMM yang didirikannya sendiri. Rencana ke depannya, Marussia akan diproduksi sebanyak 2800 unit dalam setahun dan belum tentu bisa ke luar dari negerinya lantaran belum menjalani tes keselamatan dan tabrakan, baik di Eropa, maupun Amerika sebagai persyaratan.

Sumber: worldcarfans/leblogauto

SPBU
Lokasi
  + index
Bengkel
Lokasi
  + index

© 2008 - 2012 KOMPAS.COM - All Rights Reserved