Mengusir Kabut di Helm Saat Hujan - Kompas.com

Mengusir Kabut di Helm Saat Hujan

Kompas.com - 16/12/2008, 11:04 WIB

Coba perhatikan pengendara motor kala melesat di tengah hujan, tak sedikit yang membuka kaca helm (visor). Bukan pernafasan terganggu, melainkan kacanya berembun (foging). Gangguan itu datang menghinggap lantaran kualitas pelindung kepala yang di bawah standar sehingga, ”Suhu udara di dalam dan di luar helm berbeda. Akhirnya, kondisi ini menyebabkan visor berembun,” jelas Agus Hermawan, owner Juragan Helm di Cengkareng, Jakarta Barat.

Ada cara singkat melenyapkan kabut, dan itu bisa dilakukan sambil jalan, yakni buka separuh kacanya. Hanya, ada konsekuensi yang harus diterima. Muka jadi tidak bersih alias basah dan ujung-ujungnya bisa masuk angin.

Kerugian lain, pading helm basah, apalagi sulit mendapatkan sinar matahari untuk menjemurnya, bikin apek. Agar di jalan tetap enjoy tanpa harus buka kaca saat hujan, ada part helm anti-kabut, dan ini dibuat dalam beberapa model, yakni yang 'sistem' dan 'stok'. ”Saat ini yang diminati model fog city dan pin lock,” jelas Agus.

Keduanya dibilang sistem karena merupakan lapisan layer yang ditempel pada visor bagian dalam. Kemampuannya dalam mengatasi embun bisa maksimal, malah menurut Agus bisa sampai 100 persen karena buatan luar.

Pantas bila keduanya mempunyai harga antara Rp 300.000 dan Rp 450.000-an. Saat membeli ada yang harus diperhatikan, keperuntukkannya. Jangan sampai terpilih untuk anti-gores (anti-scratch) yang dipasangnya pada bagian luar kaca.

Kalau helm branded, itu biasanya sudah dilengkapi anti-kabut. Namun, kemampuan menghilangkan kabut cukup terbatas. Untuk meningkatkannya, Anda bisa pakai model stok, yaitu berupa cairan yang dilapisi pada visor bagian dalam. Nah, kondisinya sedikit riskan jika Anda membersihkan visor di saat kotor. Salah perlakuan, anti-kabut bisa hilang.

Namun, helm branded biasanya sudah dilengkapi part sirkulasi. Misalnya pada helm merek Arai atau Spark, keduanya memiliki ventilasi tambahan. Tidak berpengaruh langsung, memang, karena efeknya sedikit sekali. Sirkulasi udaranya justru ke kepala.

Untuk menjaga anti-fog bekerja baik, perhatikan kawat ram dengan kisi rapat. Fungsinya mencegah kotoran tidak masuk. Makanya, sesekali bersihkan dengan sikat gigi, terutama sirkulasi di depan atau chinvent yang bisa menghilangkan kabut. (Eka)/*

Editor
Terkini Lainnya
Saat Sepeda Motor dan Mobil Saling Berbicara
Saat Sepeda Motor dan Mobil Saling Berbicara
Teknologi
Federal Oil Siap Resmikan Pabrik Baru
Federal Oil Siap Resmikan Pabrik Baru
News
Ambisi Global Geely Via Proton
Ambisi Global Geely Via Proton
News
Kondisi Rossi Membaik Pasca Kecelakaan
Kondisi Rossi Membaik Pasca Kecelakaan
Sport
Skutik Listik BMW Berdesain Futuristik
Skutik Listik BMW Berdesain Futuristik
Teknologi
Simak Bocoran Muka Baru Toyota Camry
Simak Bocoran Muka Baru Toyota Camry
News
Berkenalan dengan Mini Crossover ala Jepang
Berkenalan dengan Mini Crossover ala Jepang
Produk
Volvo Siap Ramaikan Transportasi Bus di Indonesia
Volvo Siap Ramaikan Transportasi Bus di Indonesia
Niaga
Rossi Kecelakaan Saat Latihan “Motocross”
Rossi Kecelakaan Saat Latihan “Motocross”
Sport
Scrambler Ducati 'Jadi-jadian' dari China
Scrambler Ducati "Jadi-jadian" dari China
Produk
Nissan Mau Stop Juke?
Nissan Mau Stop Juke?
News
Mengintip 'Sarang' Distribusi BMW di Jepang
Mengintip "Sarang" Distribusi BMW di Jepang
News
Importir 'Teriak' Ban Impor Dibatasi
Importir "Teriak" Ban Impor Dibatasi
News
Menakar Harga Seri 5 Terbaru di Indonesia
Menakar Harga Seri 5 Terbaru di Indonesia
News
Berapa Sih, Gaji Bos Ford yang Baru?
Berapa Sih, Gaji Bos Ford yang Baru?
News
Close Ads X