Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |    Register   |  

Grand Max Siaga Sebelum Banjir Tiba

Zulkifli BJ | | Jumat, 14 November 2008 | 23:47 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : ADM

    Gran Max tes banjir

  • Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkfifli BJ

    Kiri kotak saringan baru dengan lubang pembuangan kecil (kurang kelihatan) dan kanan dengan lubang berdiameter 4 mm

  • Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkfifli BJ

    Bagian luar dari lubang pembuangan pada kotak saringan. Ukurannya tampak sama, namun di dalamnya berbeda

  • Sumber : - | Author : Kompas.com/Zulkfifli BJ

    saluran isap atau belalai yang ditambahi sealan pada setiap sambungannya (tanda panah)

JAKARTA, JUMAT – Berkenaan dengan semakin dekatnya musim hujan dan biasanya mengakibatkan jalanan banjir, mulai hari ini (14/11), Daihatsu mengundang para pemilik Gran Max untuk datang ke bengkel resminya terdekat. Tujuannya, untuk memperoleh penggantian cuma-cuma kotak saringan udara dan memberi “sealant” pada setiap sambungan saluran isap (lihat foto).

“Tidak semua Gran Max mendapatkan pergantian komponen tersebut. Hanya bagi mereka yang memiliki Gran Max keluaran Desember 2007 sampai Maret 2008,” jelas Amelia Tjandra, direktur pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Ditambahkan, program ini merupakan tanggung jawab Daihatsu sebagai produsen Gran Max. “Kami ingin memberikan layanan yang baik. Termasuk tidakan preventif menghadapi banjir yang mungkin segera tiba,” tambahnya.

Bukan “Recall
Ketika ditanyakan, apakah undangan tersebut sama dengan “recall”, Ahmad Syaufi, kepala divisi teknik servis PT ADM mengatakan, bukan. Menurutnya, recall dilakukan bila ada kerusakan atau kelainan pada komponen kendaraan yang menyangkut keamanan. Di samping itu, terjadi setiap saat dan bukan pada kondisi tertentu.

“Pada Gran Max, kasusnya terjadi bila mobil digunakan melewati banjir yang cukup tinggi. Itu pun kalau terpaksa berjalan lambat, berhenti atau stop and go. Pada kondisi biasa, tidak ada masalah,” jelasnya.

“Nah, kebetulan karena musin hujan sudah dekat, sebagai rasa tanggung jawab, kami memberi layanan khusus produksi kepada pemilik Gran Max produksi awal. Tujuannya agar para pemilik Gran Max tersebut terhindar dari kemungkinan yang tidak diinginkan. Lebih baik mencegah daripada memperbaiki. Kami akan mengganti komponen tersebut secara cuma-cuma,” tambahnya.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengganti komponen yang bisa menimbulkan masalah tersebut paling lama satu jam. Meski begitu, Daihatsu meminta pemilik Gran Max menghubungi bengkel Daihatsu terdekat lebih dulu agar bisa dilayani dengan cepat. “Kami menyediakan satu stall khusus buat program ini di setiap bengkel resmi,” tegas Ahmad Syaufi.

Water Hammer
Dijelaskan pula, komponen yang diganti itu adalah kotak atau rumah filter udara. Pada bagian bawah dari kotak ini, terdapat lubang pembuangan air bila terjadi kondensasi. “Pada Gran Max produksi awal, diameter lubangnya 4 mm. Sedangkan yang terbaru 1 mm. Karena diameternya yang besar itu, air gampang masuk ke rumah saringan. Lama-lama bisa masuk ke mesin. Inilah yang merusak mesin dan bisa saja menyebabkan 'hammer',” beber Ahmad.

Di samping mengganti kotak saringan, Daihatsu juga memperbaiki setiap sambungan saluran isap atau belalai yang menghubungkan mulut penghisap udara dengan kotak saringan. “Kami akan menambahkan sealant pada setiap sambungan sehingga air  bisa dicegah masuk ke saringan,” jelasnya.

Menurut ADM, Gran Max yang menggunakan filter udara dengan diameter lubang pembuangan lebih besar itu jumlahnya 2.226 unit yang terdiri dari minivan dan pick up. Dari jumlah tersebut, 40 persen berada di Jabodetabek yang kebetulan mulai diguyur hujan!


SPBU
Lokasi
  + index
Bengkel
Lokasi
  + index

© 2008 - 2012 KOMPAS.COM - All Rights Reserved