Jumat, 31 Oktober 2014

Otomotif


Pahami Arti Kode Pada Ban Mobil

Penulis: | Senin, 25 Agustus 2008 | 08:02 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : AUTOBILD

    Kode-kode yang wajib dipahami dan diketahui pemilik kendaraan

  • Sumber : - | Author : AUTOBILD/SUSANTO P.ARI

    Perhatikan tulisan 4907 menandakan ban diproduksi minggu ke-49 tahun 2007

  • Sumber : - | Author : AUTOBILD/SUSANTO P. ARI

    Garis tebal sebagai patokan kembang ban. Jika ketebalan terutama pada grove sudah menyentuh garis, sebaiknya diganti

"Pakai ban ukuran berapa?," tanya penjaga toko ban. "15 dan lebar 195," jawab pemilik kendaraan. Hanya dua kode itu, barangkali yang dipahami atau diketahui umumnya pemilik kendaraan. Bahkan, jangan-jangan, angka 195 yang disebut tadi, meski tahu kalau yang dimaksud lebar, tapi tidak tahu yang sisi mananya.

Padahal, di sisi pinggir bagian luar ban tertera angka dan huruf yang semuanya punya arti. Mulai dari tahun produksi, jenis sampai anjuran batas kecepatan maksimum. Di sini, ada tiga unsur yang harus diketahui calon pembeli ban.

1. Ukuran ban
Bila Anda perhatikan, di sisi luar ban tertera kode 205/55R16 95H. Semuanya itu mempunyai penerjemahan sebagai berikut;

A. "205" menunjukkan lebar telapak ban dengan satuan milimeter, jadi bukan diameter ban. Semakin besar angkanya, kian lebar telapaknya.

B."55" menandakan tinggi ban dalam satuan persen dari telapak ban. Gampangnya, tinggi yang dimaksud bisa Anda cermati mulai dari bibir pelek sampai telapak ban menempel ke permukaan aspal. Jadi, semakin kecil angkanya , semisal 50, maka jarak telapak ban dengan bibir pelek kian dekat.

C. "R" menunjukkan konstruksi ban ini radial.

D. "16" merupakan diameter dari pelek yang sesuai. Berarti, pelek yang dipakai berukuran 16 inci.

E. "95" mewakili beban maksimum yang bisa ditopang setiap ban. Angka tersebut memiliki load index sebesar 690 kg. Semakin besar, beban maksimumnya bertambah pula. Begitu sebaliknya.

F. "H" melambangkan batas kecepatan maksimum yang dicapai ban ini. Kode H ini ban boleh menembus kecepatan maksimum sampai 210 km/jam.

2. Usia ban
Seeperti halnya makanan, ban juga mempunyai waktu kadaluarsa. Umumnya, 3 tahun dari tanggal produksi atau menempuh jarak 60.000 km. Setiap pabrik ban punya pengkodean serta jumlah digit yang berbeda-beda. Itu bisa Anda temui bibir ban (dekat pelek) semisal 1608, berarti diproduksi minggu ke-16 tahun 2008.

3. Treadwear Indicator
Tanda ini merupakan ciri fisik yang terletak persis di kedua sisi bunga ban. Diperkuat lagi dengan garis tebal yang membentang di antara kedua tanda yang mengindikasikan kondisi penggunaan ban. Jika ketebalan ban terutama pada grove sudah menyentuh garis tersebut, menandakan harus sudah diganti. Bahanya, saat hujan, cepat menimbulkan gejalan aquaplaning (mengambang). (Tim Autobild)


KODE KECEPATAN BAN
kode    Kec. maks (km/jam)
 P                   150
 Q                  160
 R                  170
 S                  180
 T                  190
 H                  210
 V                 240
 W                270
 Y               >300

LOAD CAPACITY
Kode          Beban Maksimum (kg)
 62                          265
 63                          272
 64                          280
 66                          300
 68                          315
 70                          335
 73                          365
 75                          387
 80 - 89              450 - 580
 90 - 100            600 - 800
 


Editor :