Kamis, 24 April 2014

Otomotif


Pameran Mobil Klasik Tandingan di JCC

Penulis: Hamzah | Jumat, 22 Agustus 2008 | 17:22 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : HAMZAH ARFAH

  • Sumber : - | Author : HAMZAH ARFAH

    Stenley (kedua kanan) dan Adjar Triyadi (kanan) usai membuka pameran

JAKARTA, JUMAT - Bukan ATPM saja yang kini gencar perang merebut pangsa pasar. Di luar itu, dua kubu organisasi mobil kuno juga tengah bersaing merebut penonton. Yang satu digelar PPMKI di Balai Kartini, satunya lagi Indonesian Classic Cars Owner's Club (ICCOC) yang diselenggarakan di Assembly Hall, Jakarta Convention Centre, 22-24 Agustus 2008.

Rencananya, Acara Adira Indonesia Classic Car Show (AICCS) 2008 akan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, bersama Direktur Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Komisaris Besar Polisi Yudi Susharyanto. Namun kedua pejabat tinggi tersebut berhalangan hadir dan diwakili  oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Jakarta, Tauhid. Sedangkan Yudi Susharyanto digantikan Wakil Direktur Lalu Lintas Polri, Andjar Triadi. Akhirnya, pembukaan dan peresmian AICCS dilakukan oleh CEO Adira Finance, Stanley S. Atmadja.

Dalam sambutannya Stanley mengatakan bahwa acara ini diselenggarakan dalam rangka melestarikan sejarah dan budaya yang ada di Indonesia, termasuk kelestarian mobil klasik yang ada di Indonesia. "Event ini sekaligus sebagai pencerminan sejarah Indonesia. Karena warga Indonesia ternyata juga memiliki banyak mobil klasik, dan jumlahnya tidak kalah dibanding dengan negara lain," kata Stanley di Jakarta, Jumat (22/8).

Sekitar 100 mobil-mobil klasik dipajang mulai dari Marcedes Benz,BMW, Jaguar, Rover, Triumph, MGTD, Alfa Romeo, Fiat, Morris, Mini Moke, Lancia, Volkswagen (VW), Ferrari, Maserati, Nissan, Datsun, Toyota, Porsche, Chevrolet, Ford, Cadillac, Pontiac, Mini GP John Cooper dan Renault. "Sampai saat ini, Baru kali ini rasanya saya menyaksikan pameran mobil klasik yang paling lengkap di Indonesia," ujar Adjar Triadi.

Dalam pameran tersebut, mobil-mobil klasik dikelompokkan dalam 10 kategori, yakni SL Heritage, Jerman, European Special, European Others, Eks Presiden, Japan, Original Unrestored, United States Amerika (USA), Muscle dan hotrod, serta kategori future. Kategori SL Heritage berisi mobil berlabel Marcedes, kategori Jerman diisi di antaranya BMW, European Spesial terdiri Ferrari dan Maserati, European Others seperti Jaguar, Lancia, Renault.

Untuk kategori Understored berisi mobil-mobil klasik yang tidak mengalami banyak proses restorasi. Kategori USA diwakili Cadillac, Ford dan Chevrolet. Kategori Muscle dan Hotrod, khusus bagi mobil-mobil klasik yang sudah direstorasi tapi dengan gaya sesuka pemilik. Kategori future merupakan mobil zaman sekarang yang diprediksi oleh panitia akan menjadi mobil klasik pada masa yang akan datang, seperti Toyota Corolla.

Menariknya, di pameran yang satunya ada mobil eks presiden, di ICCOC juga ada seperti Chrysler Windsor Limousine tahun 1947, Cadillac Fleet Wood Serie 75 tahun 1964, Dodge D25 Convertible Coupe tahun 1948, Ford 7W Ten Tourer, Olds Mobile 98, serta Marcedes Benz 300'Adenauer' tahun 1959. "Mobil klasik yang mengikuti acara ini paling tua keluaran tahun 1942," terang Stanley.

Menurut Suprihadi (59), salah satu kolektor mobil klasik yang mengikuti pameran AICCS, pameran ini harus lebih ditingkatkan serta reguler diadakan setiap tahun. "Pesertanya harus lebih ditingkatkan dari pameran sekarang. Karena selain memamerkan mobil, mereka juga berkesempatan untuk saling bertemu dan mengenal dengan akrab sesama kolektor mobil klasik," beber Suprihadi.


Editor :