Ferrari Sadar Reability F2008 Perlu Ditingkatkan

Sumber : - | Author : GETTY IMAGES
TERKAIT
JAKARTA, SELASA - Kegagalan Felipe Massa memenangkan GP Hongaria, Minggu (3/8) lalu akibat mesin jebol saat balapan tinggal dua lap lagi, sungguh menyakitkan. Tak cuma dirinya, tapi juga seluruh kru tim kuda berjingkrak. Ditambah lagi, Kimi Raikkonen pun gagal menapak ke podium.
Dari pengalaman balapan di seri ke-11 ini, Ferrari melakukan konsolidasi. Terutama terhadap mobil balap F2008 yang dikemudikan Massa dan Raikkonen. Mereka sadar butuh pengembangan, utamanya untuk babak kualifikasi dan daya tahan mobil jika ingin salah satu dari kedua pembalapnya ingin merebut gelar juara dunia sampai akhir musim ini.
Dua kunci itu yang menjadi fokus kru dan teknisi Ferrari untuk membenahinya selama jedah waktu tiga minggu, sebelum dilanjutkan balapan seri berikutnya di valencia, Spanyol (24/8). "Kami sudah memisahkan mesin bagian per bagian dan mencoba cari tahu apa penyebab kesalahan itu," ujar pimpinan tim Ferrari, Stefano Domenicali kepada agency ANSA.
Diakuinya, jebol mesin tinggal menempuh jarak 13 km menjadi sebuah misteri. "Kami sama sekali tidak tahu atau tanda sesuatu bakal terjadi kesalahan sampai menhgeluarkan asap dari mesin. Kejadian itu nggak ada sinyal, informasi atau peringatan dari telemetri," papar Stefano.
Seluruh kru tim sangat kecewa dengan kejadian menimpa Massa. Bayangkan, tegas Stefano, inilah mengemudinya yang terbaik dalam karirnya. Di situ kelihatan Massa bisa mengatur irama balapan dengan baik hingga menjelang final. "Padahal, sebelum jebol kami sudah katakan padanya santai saja. Sebab kami merasa bahwa ada gangguan mekanis pada bagian belakang," papar Stefano.
Dari kejadian itu, kubu Ferrari merasa perlu memperbaiki situasi ketika dalam kondisi genting, entah suhu, situasi dan cuaca. Lebih penting lagi, "Kami perlu mempersiapkan mobil dan ban dalam suasana yang berbeda, contohnya seperti di Jerman lalu," ingat Stefano.

PRODUK BARU
GALERI
MODIFIKASI






