Selasa, 2 September 2014

Otomotif


Honda Jazz VTEC Dua Pintu

Penulis: | Minggu, 27 Juli 2008 | 12:38 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : MAJALAH MOTOR/ANDI OKTA

  • Sumber : - | Author : MAJALAH MOTOR/ANDI OKTA

    hasil modifikasi yang sempurna dan serasi

  • Sumber : - | Author : MAJALAH MOTOR/ANDI OKTA

    Dasbor sengaja tidak dilapisi mengikuti tren mobil-mobil baru sekarang

  • Sumber : - | Author : MAJALAH MOTOR/ANDI OKTA

    Ruang kabin belakang disulap dengan perangkat audio

Dari belasan Honda Jazz yang mengikuti ajang Jazz Tuning Contest 2008 beberapa waktu lalu di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, ada satu unit yang bikin penasaran penonton. Yakni, Jazz VTEC 2006 yang ubahannya sangat ekstrem, mulai dari eksterior sampai interior yang digarap modifikator kondang, Ryan Melano dari Bogor.

Yang paling menarik dari karya Ryan, model Jazz asli empat pintu disulap jadi dua pintu, penggarapannya memakan waktu sampai jadi 14 bulan. Perubahan ini membuat pintu Jazz coupe tambah panjang 15 cm dari standarnya. Mau tidak mau, pilar B (tengah) ikut bergeser 15 cm. Supaya kesan kupenya kental, lekukan pintu  pada sisi ujung belakang dibikin melengkung.

Menariknya, kaca pintu dirancang model frameless yang naik-turunnya berdasarkan buka-tutup pintu dengan bantuan switch yang diletakkan di pilar B. Jadi, ketika switch mendapat tekanan (pintu di tutup), kaca akan naik (menutup) dan jika pintu dibuka, otomatis kaca turun.

Kaca pintu samping belakang dirancang ulang meruncing. Modelnya hampir mirip dengan Honda Estilo.Tongkrongan Jazz 2006 ini kian sporty setelah diberi side skirt plus bumper depadan dan belakang yang didesain seirama.Tampilan bertambah mencolok dengnan pemilihan warna hijau lumut, hasil racikan biru, kuning ditambah pearl white dan gold metallic.

Termasuk velg keluaran DPE tipe R20 ikut dikelir hijau lumut. Dengan penggunaan velg yang lebih besar, sistem suspensi pun ikut dibenahi untuk menahan beban pada bagian belakang yang bertambah 400 kg. Pada suspensi belakang dipakai punya Honda Odyssey, sedang untuk pernya dipasang damper asli buatan Indonesia.

Pada interior, ruang kabin penumpang diubah fungsi dengan dijejali perangkat audio. Sistem konstruksinya dibuat 4-way untuk mengimbangi nada-nada rendah yang keluar dari banyak subwoofer yang terpasang di belakang. Dengan taktik ini, nada-nada menengah dan atas tetap terdengar.

Head unit dari audio dipilih Kenwood 8032 yang terintegrated dengan GPS di dasbor yang sengaja tidak dilapis. Langkah ini untuk mengikuti tren mobil baru sekarang, seperti pada Honda CR-V dan New Accord.

Jok standar diganti dengan model semi-bucket racing keluaran Recaro, dipadu sabuk pengaman keluaran Sparco. Setir standar pun ditukar dengan model racing. (Rudy)


Editor :