Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |    Register   |  

Rifat Berhasil Revans Atas Amandio di Goodyear Night Drift

Bastian | | Minggu, 29 Juni 2008 | 12:34 WIB
|
Share:
  • Sumber : - | Author : KOMPAS.COM/BASTIAN

    Acara Goodyear Night Drift kurang gencar promosinya

  • Sumber : - | Author : KOMPAS.COM/BASTIAN

    Dio harus puas juara kedua

  • Sumber : - | Author : KOMPAS.COM

    Rifat tampil cemerlang dengan strategi jitu

JAKARTA, MINGGU - Pereli nasional Rifat Sungkar berhasil melakukan revans atas Adwithya Amandio dalam Goodyear Night Drift, Sabtu (28/6) setelah tampil di nomor bergengsi Free For All (FFA) dengan meraih nilai tertinggi 587. Hasil terbaik ini dapat diraih, selain karena mempersiapkan kendaraan dengan baik, strategi yang diterapkan pun berjalan dengan sempurna, sehingga membuat dirinya unggul 15 angka saat bertarung pada partai final.

Bahkan, saat di babak perempat final, Rifat yang mengendarai Toyota Trueno sempat mencatat nilai sama 288 dengan Dio -sapaan akrab Amandio. Malah di semifinal, perolehan poin Rifat jeblok lantaran keseringan melintir di dua sektor permainan. Toh, putra sulung pasanngan Helmy Sungkar-Ria Gondokoesoemo ini tampil cemerlang di babak final yang dilepas secara berduaan dengan pembalap nasional, Rally Marina (Nissan Cefiro).

Ketika  start berada di depan, Rifat dengan leluasa menari-narikan sedan dua pintunya dan mencapai nilai sempurna. Giliran dirinya berada di belakang Rally, ia mampu meredam emosi untuk tidak menyusul lawannya. "Sebelum start aku udah bilang sama Rally, nyetir-nya santai dan konsentrasi ke depan aja. Aku nggak bakal menyusul," bilang Rifat. Ternyata, ia berhasil membuat gerakan indah dan sempurna.

Sementara Dio di final bertemu rekan setim Rally, Wahyu Kumoro. Nilai sempurna dikantongi Dio saat dirinya berada di depan. Sayang, ketika giliran di belakang Kumolo, remaja berusia 16 tahun itu tak bisa menahan emosi. Di sektor permainan kedua, Dio coba menyalip lawannya. Namun Kumolo tak bisa menguasai kemudi akibat power yang terlalu besar.

Nissan Cefiro yang dikemudikan Kumolo melintir. Karena jalur sempit, Dio tak mungkin menghindar ke sisi luar. Dengan lincah ia pun membuat gerakan berputar, sehingga nilai sempurna yang dikantonginya berkurang sedikit.

Pelepasan dengan dua peserta sekaligus tak cuma di kelas FFA, tetapi semua kelas. Hal ini tak cuma membuat peserta harus meusatkan konsentrasi penuh, tapi juga dewan juri. "Nggak cuma konsentrasi terganggu, obyektif penilaian juga terpecah," bilang Chandra Alim yang juga diamini juri lainnya, Dodo CH.

Kendati begitu, terobosan pertama ini masmpu mengundang penonton yang membludak. Mereka dengan setia menyaksikan 55 drifter yang bertarung di kelas Front Wheel Drive (FWD), Rear Wheel Drive (RWD), FFA dan OMR Suzuki Swift. Setelah Jakarta, menurut Didi Hardianto, ketua umum panitia dari Did,s Sport Club, ajang drift ini akan dibawa ke Bandung pada awal Agustus mendatang.

Hasil lomba
Kelas FWD
1.Tio Amando Putranto DKI Mit.Lancer 413
2. Heri Agung  DKI Mit.Lancer 399
3. Anggana OHP  DKI Toyota Yaris 385

Kelas RWD
1. Agus Djohansyah DKI Toyota Corolla 369
2. Demas Agil  DKI Toyota Corolla  349
3. Dean Zen  DKI BMW  343

FFA
1. Rifat Sungkar DKI Toyota Trueno 578
2. Adwitya Amandio DKI Mi.Lancer Evo 563
3. Fitra Eri  DKI Nissan Cefiro 450

OMR Suzuki
1. Andry Irawan  DKI 369
2. R.Valentino  DKI 368
3. Eddy S  DKI 353

Best Drifter
Rifat Sungkar

Best Fashion Car
Adwithya Amandio


SPBU
Lokasi
  + index
Bengkel
Lokasi
  + index

© 2008 - 2012 KOMPAS.COM - All Rights Reserved