Subaru R1, City Car untuk Tampil Beda

Sumber : - | Author : Getty Images/Bruno Vincent
The new Subaru R1 saat pertama kali diluncurkan di Geneva International Motorshow ke 75, Maret 2005 in Jenewa.
KEMACETAN yang telah menjadi santapan harian warga Ibu Kota, serta mahalnya harga bahan bakar minyak telah menciptakan satu tren kendaraan baru di pasar otomotif Tanah Air. Produsen mobil sejak beberapa tahun lalu mulai menaruh perhatian lebih pada city car (mobil perkotaan).
City car yang identik dengan dimensi mini, dengan mesin berkapasitas mini pula, dipercaya dapat menjadi solusi kecil untuk menghadapi masalah lalulintas di perkotaan. Ya, paling tidak mobil-mobil jenis ini mengonsumsi bahan bakar lebih sedikit di banding mobil kelas lain.
Kita tentu sudah kenal dengan Karimun yang telah lebih dulu sukses dengan kabin 'magic'-nya. Pasalnya, dengan bentuk yang terlihat kecil, kabin di dalam mobil produksi Suzuki ini tetap terasa luas. Bahkan, varian Karimun kini bertambah dengan diluncurkannya Karimun Estillo beberapa waktu lalu. Selain itu masih ada misalnya, KIA Picanto, Chevrolet Spark, Daihatsu Ceria, Hyundai AtoZ.
Produk-produk itu umumnya terbilang sukses dipasaran. Bukti paling gampang adalah, tak sulit kita menemukan mobil-mobil liliput itu berkeliaran di jalan-jalan Ibu Kota. Nah, tren mobil mini ini pun tak luput dari pabrikan otomotif di belahan dunia lain.
Salah satu yang dimasuk ke Indonesia adalah Subaru R1. Mobil build up dua pintu produk Jepang yang diciptakan pertama kali pada tahun 2005 silam, sejak pertengah tahun 2007 lalu pun telah diimpor untuk pasar dalam negeri. Namun, tak banyak konsumen yang mengenal varian ini.
![]() www.motorimages.net |
Piranti audio terintegrasi dengan desain twin tone dashboard. Tampilan speedometer yang minimalis menambah kesan elegan dan berkelas. Reflektor lampu dengan pengaturan manual. Ketinggian kursi penumpang dapat diatur sesuai kebutuhan |
Lihat saja, saat mobil tersebut dipamerkan di salah satu atrium Mal Pondok Indah, Sabtu (26/1), mobil mini ini tetap menjadi sorotan pengunjung, bak mobil produksi anyar. Umumnya, mereka terpikat dengan bentuk mungil dan detail-detail eksterior maupun interiornya yang istimewa.
Mobil yang mengusung mesin 'hanya' 658 cc, tentu juga menawarkan jargon 'irit bahan bakar'. Diklaim, konsumsi bahan bakar untuk pemakaian konstan mencapai 1:24 atau satu liter bensin untuk 24 kilometer. Hanya saja berbeda dengan city car lain yang umumnya masih cukup nyaman untuk ditumpangi oleh empat orang, R1 tidak demikian. Di negara asalnya, mobil ini memang disasarkan kepada pasangan suami istri yang membutuhkan mobil "kedua".
Meskipun tersedia kursi di baris ke dua, namun bentuknya yang super mini dengan panjang 3,2 meter dan lebar 1,4 meter, serta tampilan sport dua pintu, menyulitkan penumpang di belakang untuk duduk dengan leluasa. Nah, keleluasaan dan kenyaman hanya terasa di kursi baris depan.
Identitas mobil berkelas terlihat dari perlengkapan keamanan berupa dual airbag yang terdapat dalam mobil bertransmisi automatik ini. Ukuran velg 15 inchi dengan ban 155/60 membuat kesan istimewa semakin mudah terlihat.
Sementara, interior sporty twin tone yang dikerjakan dengan sangat halus pun menyempurnakan seluruh kesan istimewa itu. Warna kulit jok yang juga memakai dua warna seperti halnya dashboard dan doortrim tak mungkin dibantah telah membuat mobil ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin tampil beda, dan juga ada 'dana lebih'.
Tampil beda? Tentu! Sebab dengan harga sekira Rp 155 juta di pasar Indonesia, produk ini jelas mendapat saingan dari mobil kelas lain di luar city car. Sehingga, perlu segmentasi konsumen tersendiri yang tidak hanya tertarik, tapi juga 'berani' membeli dan memilikinya.
Sejak pertama kali diimpor ke Indonesia pertengahan tahun lalu, mobil yang mengusung mesin DOHC 4 silinder- 16 valve lengkap dengan adjustable valve timing (AVCS) ini telah laku terjual sebanyak 32 unit. Jumlah yang sangat kecil, untuk bisa setiap hari kita lihat di jalan-jalan Ibu Kota. Jelas tampil beda... (GLO)

PRODUK BARU
GALERI
MODIFIKASI







